Pemasangan tiang listrik tersebut berada di sepanjang ruas jalan mulai dari kawasan SMP Negeri 3 Ketapang hingga Stadion Tentemak dan sempat memunculkan pertanyaan masyarakat terkait aspek keselamatan serta kemungkinan pelebaran jalan di masa mendatang.
PLN menyatakan pembangunan itu merupakan bagian dari program penguatan jaringan dan peningkatan keandalan pasokan listrik untuk wilayah Kabupaten Ketapang dan sekitarnya.
Assistant Manager Jaringan dan Konstruksi PLN UP3 Ketapang, Saut Manurung, mengatakan penempatan tiang listrik telah melalui survei lapangan, kajian teknis, serta mempertimbangkan standar keselamatan konstruksi dan operasional jaringan ketenagalistrikan.
Menurutnya, setiap pembangunan jaringan listrik dilakukan berdasarkan standar teknis yang berlaku dengan memperhatikan kondisi eksisting di lapangan.
“Penempatan tiang dilakukan berdasarkan hasil survei dan perhitungan teknis agar jaringan dapat beroperasi secara aman, andal, dan mendukung kebutuhan listrik masyarakat,” kata Saut Manurung dalam keterangan yang diterima Suara Ketapang, Minggu (17/5/2026).
Ia mengakui adanya perhatian masyarakat terkait posisi tiang yang dinilai dekat dengan badan jalan. Namun, kata dia, pembangunan jaringan listrik memiliki pertimbangan teknis tersendiri, mulai dari jalur jaringan, keamanan konstruksi hingga efisiensi pelayanan kelistrikan.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Ketapang, Yusrizal Ibrani, mengapresiasi kepedulian masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Ketapang.
Ia menegaskan proyek penguatan jaringan listrik tersebut bertujuan meningkatkan kualitas layanan sekaligus mengurangi potensi gangguan listrik seiring meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat dari tahun ke tahun.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan masukan dari masyarakat. PLN selalu terbuka terhadap kritik dan saran yang konstruktif demi meningkatkan kualitas pelayanan,” kata Yusrizal.
Terkait kekhawatiran masyarakat mengenai kemungkinan pelebaran Jalan Gatot Subroto di masa mendatang, PLN memastikan siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun instansi teknis terkait.
“Jika nantinya terdapat program pelebaran jalan atau penataan kawasan, tentu akan dilakukan koordinasi bersama agar seluruh infrastruktur dapat disesuaikan dengan baik tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Di tingkat provinsi, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat, Maria Gorreti Indrawati Gunawan, menegaskan komitmen PLN dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, tata ruang, dan kepentingan masyarakat.
“Ketersediaan listrik yang andal menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan hingga investasi daerah,” ujar Maria.
PLN juga memastikan akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap seluruh pekerjaan konstruksi jaringan listrik di lapangan serta membuka ruang komunikasi dengan masyarakat demi terciptanya pembangunan infrastruktur yang aman dan tertata. (Ndi)

