![]() |
| Pelantikan pengurus DPC HNSI Kabupaten Ketapang di Aula Pendopo Bupati Ketapang, Sabtu (8/8/2026). (ist) |
Komitmen itu disampaikan Bupati Ketapang Alexander Wilyo saat menghadiri pelantikan pengurus DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Ketapang di Aula Pendopo Bupati Ketapang, Sabtu (8/8/2026).
Alex mengatakan, HNSI harus hadir sebagai wadah yang mampu memahami sekaligus memperjuangkan kepentingan nelayan. Organisasi tersebut juga diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.
Menurut dia, sejumlah persoalan masih menjadi perhatian nelayan. Di antaranya terkait pas kapal atau surat kapal yang kewenangannya berada di tingkat provinsi dan pemerintah pusat.
Persoalan lain ialah ketersediaan es balok untuk menjaga kualitas hasil tangkapan serta pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).
“Kita lihat kewenangannya di mana, kemudian kita carikan jalan keluarnya,” kata Alex.
Ia memastikan Pemkab Ketapang siap berkolaborasi dan memfasilitasi aspirasi nelayan sesuai kewenangan pemerintah daerah.
Jika persoalan tersebut menjadi kewenangan pemerintah provinsi atau pusat, Pemkab Ketapang, kata dia, akan membantu mengkomunikasikan sekaligus mengawal aspirasi nelayan kepada pihak terkait.
Alex juga menyoroti besarnya potensi perikanan Ketapang. Ia tidak ingin hasil tangkapan nelayan yang melimpah justru lebih banyak memberikan keuntungan ekonomi kepada pihak dari luar daerah.
Karena itu, penguatan sektor perikanan harus dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari nelayan melaut, perizinan dan dokumen kapal, ketersediaan BBM, es balok, pendaratan hasil tangkapan, pengolahan hingga pemasaran.
“Kalau ada persoalan di lapangan, sampaikan. Kita duduk bersama,” ujarnya.
Alexander berharap HNSI tidak hanya menjadi organisasi nelayan, tetapi juga mitra pemerintah yang aktif dan konstruktif.
HNSI diharapkan dapat memperkuat akses informasi bagi nelayan, memperjuangkan kepentingan masyarakat pesisir, membangun komunikasi dengan pemerintah, serta mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan.
“Ini bagian dari komitmen kita mewujudkan pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri,” kata Alex.
Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan membangun komunikasi dan kolaborasi untuk memperkuat sektor perikanan di Kabupaten Ketapang.
“Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Mari kita bangun komunikasi dan kolaborasi untuk kemajuan masyarakat nelayan dan Kabupaten Ketapang,” tuturnya.
Pelantikan tersebut sekaligus menandai dimulainya kepengurusan baru DPC HNSI Kabupaten Ketapang sebagai wadah perjuangan dan aspirasi masyarakat nelayan di daerah itu. (Ad)
