Mengusung desain bernuansa Islami yang megah dan modern, stand tersebut dipadati pengunjung sejak siang hingga malam.
Mengandalkan arsitektur dengan dominasi warna biru, putih dan emas, Stand Kabupaten Ketapang tampil mencolok di kawasan pameran. Empat menara yang menjulang dipadukan dengan ornamen kaligrafi dan tulisan "Kabupaten Ketapang MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026" menjadi identitas utama bangunan.
Saat malam hari, pencahayaan dekoratif berwarna hijau, biru dan kuning semakin memperkuat daya tarik stand. Tidak sedikit pengunjung yang berhenti untuk berfoto sebelum memasuki area pameran.
Di dalam stand, pengunjung disuguhkan berbagai informasi mengenai Kabupaten Ketapang. Mulai dari destinasi wisata, bangunan bersejarah, peta wilayah, ikon daerah, hingga potensi investasi dan pembangunan ditampilkan melalui panel informasi yang tertata rapi.
Tak hanya menyajikan informasi, stand juga menjadi etalase produk unggulan daerah. Berbagai makanan khas, hasil olahan UMKM, kerajinan anyaman, kain bermotif khas Ketapang, hingga buku karya penulis daerah dipamerkan sekaligus dipasarkan kepada masyarakat.
Selama penyelenggaraan MTQ, stand tersebut menjadi ruang promosi dan interaksi yang ramai dikunjungi. Pengunjung tampak melihat berbagai produk, berdiskusi dengan pengelola, hingga membeli sejumlah produk unggulan yang dipamerkan.
Antusiasme pengunjung semakin meningkat saat Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, bersama istri dan rombongan berkunjung ke stand.
Kedatangan rombongan disambut Ketua LPTQ Kabupaten Ketapang, Satuki Huddin, yang memaparkan potensi pembangunan, sektor pariwisata, serta berbagai produk unggulan Kabupaten Ketapang.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur beserta rombongan juga mencicipi kuliner khas Ketapang, yakni ketupat colet. Suasana berlangsung hangat dan akrab sebelum diakhiri dengan sesi foto bersama.
Pada malam harinya, Stand Kabupaten Ketapang kembali menerima kunjungan Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang, Syarifendi, serta sejumlah pejabat daerah. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap upaya promosi potensi daerah melalui ajang MTQ tingkat provinsi.
Keikutsertaan Kabupaten Ketapang dalam pameran MTQ XXXIV Kalimantan Barat tidak sekadar melengkapi rangkaian kegiatan syiar Al-Qur'an. Lebih dari itu, stand tersebut menjadi media strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya, potensi pariwisata, produk unggulan, serta peluang ekonomi daerah kepada masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Ramainya pengunjung yang terus berdatangan sepanjang pelaksanaan MTQ menunjukkan besarnya ketertarikan masyarakat terhadap potensi yang dimiliki Kabupaten Ketapang. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat citra daerah sekaligus membuka peluang promosi dan kerja sama yang lebih luas di masa mendatang. (Ad)
