![]() |
| Halaman Kraton Matan Tanjungpura, Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong bakal dijadikan lokasi salat Salat Istisqa. (ist) |
Salat untuk memohon turunnya hujan tersebut akan digelar pada Sabtu (22/8/2026) pukul 07.00 WIB di halaman Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura, Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong.
Kegiatan itu terbuka bagi masyarakat umum. Shalat Istisqa akan dipimpin Ustadz Warman Abdullatif sebagai imam sekaligus khatib.
Ketua Umum Dewan Mangku IKKRAMAT Uti Royden Top mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama di tengah kemarau panjang yang hingga kini belum berakhir.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu menunggu kondisi semakin parah untuk melakukan upaya bersama memohon pertolongan Allah SWT.
“Shalat merupakan ibadah kepada Allah SWT dan tidak memerlukan izin manusia,” ujar Uti Royden Top dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/8/2026).
Ia mengatakan, meski kebutuhan air minum masyarakat saat ini masih terbantu oleh penjual dan penyedia air galon, persoalan kemarau perlu disikapi secara lebih luas.
Kemarau panjang, kata dia, berpotensi menimbulkan kesulitan mendapatkan air bersih dan mengganggu kehidupan masyarakat. Dampaknya juga dapat dirasakan hewan serta makhluk hidup lainnya.
Sebelum kegiatan ditetapkan, Dewan Mangku IKKRAMAT telah melakukan pembahasan dan musyawarah bersama Dewan Sepuh, jajaran pengurus IKKRAMAT, serta para alim ulama.
IKKRAMAT juga mengapresiasi rencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tumbang Titi yang akan menggelar Shalat Istisqa pada Jumat (21/8/2026) di halaman Masjid Besar Al-Hidayah, Kecamatan Tumbang Titi.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan di wilayah lain dengan melibatkan organisasi keagamaan dan berbagai elemen masyarakat.
“Diharapkan ikhtiar serupa semakin meluas dengan melibatkan berbagai organisasi keagamaan dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Ketapang,” katanya.
Bagi masyarakat yang hendak mengikuti Shalat Istisqa di Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura, panitia mengimbau untuk membawa perlengkapan ibadah masing-masing, seperti sajadah serta syal atau selendang.
Melalui salat, istigfar, dan doa bersama, masyarakat diharapkan dapat memohon agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang bermanfaat dan penuh keberkahan bagi Kabupaten Ketapang dan wilayah sekitarnya.
Undangan kegiatan tersebut secara resmi ditandatangani Ketua Umum Dewan Mangku IKKRAMAT Uti Royden Top dan Sekretaris Gusti M. Jamaluddin pada 19 Agustus 2026. (Ndi)
