![]() |
| Program Bina Desa jadi kegiatan sosial yang dilaksanakan Region Sungai Rasau melalui program CSR PT ASM Region 7A Desa Kendawangan Kanan, Kamis (15/10/2026). (ist) |
Kegiatan bertema Tumbuh dan Kuat Bersama dalam Harmoni ini menghadirkan sembilan program sosial, mulai dari bazar sembako murah, pemeriksaan kesehatan balita, edukasi kesehatan siswa, hingga bantuan perbaikan fasilitas sekolah.
Regional Head PT BGA Group Region 7A, Didik, mengatakan program Bina Desa merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
“Melalui Bina Desa, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat dan memberikan manfaat yang bisa dirasakan secara langsung," ujar Didik melalui keterangannya, Sabtu (17/10/2026).
Menurut Didik, program ini tidak hanya berupa bantuan sosial, tetapi juga mencakup kesehatan, pendidikan dan kebersihan lingkungan. pihaknya berharap kegiatan ini dapat mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus membangun hubungan yang harmonis antara perusahaan dan warga.
Salah satu kegiatan yang mendapat respons tinggi dari warga adalah bazar sembako murah. Sebanyak 100 paket disediakan untuk masyarakat Desa Kendawangan Kanan. Seluruh paket tersebut habis dalam waktu sekitar dua jam.
Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, PT BGA Group juga menggelar pemeriksaan awal atau skrining stunting bagi balita.
Sebanyak 38 balita mengikuti kegiatan tersebut. Berdasarkan laporan pelaksana, 24 balita terindikasi mengalami stunting ringan dan mendapatkan intervensi gizi serta edukasi bagi orang tua.
Didik mengatakan perhatian terhadap kesehatan keluarga, terutama anak usia dini, menjadi salah satu bagian penting dalam program sosial perusahaan.
“Anak-anak merupakan bagian penting dari masa depan masyarakat. Karena itu, edukasi mengenai gizi, kesehatan, dan pola hidup bersih perlu dilakukan sejak dini. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran orang tua untuk memperhatikan tumbuh kembang anak dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila diperlukan,” katanya.
Edukasi Kesehatan untuk Siswa
Program BGA Bina Desa juga menyasar siswa sekolah di desa Kendawangan Kanan melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Sekitar 100 siswa kelas I, II, dan III mengikuti kegiatan yang dikemas melalui permainan edukatif. Materi yang diberikan meliputi enam langkah mencuci tangan menggunakan sabun dan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya.
Siswa juga mengikuti permainan cerdas cermat PHBS dan estafet bola. Seluruh peserta mendapatkan makanan ringan sehat.
Untuk mendukung upaya menjaga kesehatan masyarakat, perusahaan turut menyalurkan masker medis dan tablet Vitacimin. Bantuan tersebut menjadi bagian dari edukasi kesehatan, termasuk pentingnya menjaga kondisi tubuh di tengah potensi paparan kabut asap
Selain itu, satu set kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) beserta perlengkapan medis dasar diserahkan untuk mendukung fasilitas kesehatan sekolah.
“Pembiasaan hidup bersih dan sehat perlu dibangun sejak usia sekolah. Kami berharap edukasi sederhana seperti mencuci tangan dengan benar dan menjaga kebersihan lingkungan dapat menjadi kebiasaan sehari-hari bagi anak-anak,” ujar Didik.
Gotong Royong Benahi Lingkungan Sekolah
Tak hanya berfokus pada kesehatan, BGA Bina Desa juga mencakup kegiatan gotong royong untuk meningkatkan kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah di desa Kendawangan Kanan.
Kegiatan dilakukan melalui pemungutan sampah, pemotongan rumput, serta pengecatan dua unit tempat sampah, pagar, dan papan nama sekolah.
Perusahaan juga menyalurkan material untuk mendukung peningkatan sarana dan prasarana sekolah. Bantuan tersebut terdiri atas 25 kilogram cat tembok putih, 5 kilogram cat besi hitam, 10 kuas, 5 liter thinner, dan empat sak semen.
Dukungan lainnya berupa bantuan air bersih untuk kebutuhan fasilitas WC dan mandi, cuci, kakus (MCK) sekolah. Air tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan sanitasi, mencuci tangan, dan menjaga kebersihan lingkungan.
Menurut Didik, lingkungan sekolah yang bersih dan fasilitas yang memadai merupakan bagian penting dalam menunjang kegiatan belajar mengajar.
“Kami ingin kontribusi perusahaan dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih bersih, nyaman, dan sehat. Harapannya, bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberikan manfaat bagi siswa maupun pihak sekolah,” katanya.
Rangkaian BGA Bina Desa diawali dengan senam bersama yang diikuti sekitar 250 peserta dari unsur perusahaan, guru, dan siswa.
Kegiatan ini turut melibatkan pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta unsur sekolah dan tim pelaksana perusahaan.
Melalui sembilan rangkaian program tersebut, PT BGA Group berharap kegiatan Bina Desa tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap kesehatan keluarga, pendidikan anak, dan kebersihan lingkungan.
“Bagi kami, tumbuh dan kuat bersama berarti perusahaan dan masyarakat dapat berjalan berdampingan, saling mendukung, serta menjaga hubungan yang baik. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terpelihara sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya. (Ad)
