Pencarian Deni Pemancing yang Hilang di Sungai Pawan Resmi Dihentikan

Editor: Redaksi author photo

Tim SAR gabungan resmi menghentikan pencarian Deni. Setelah sepekan masa pencarian tidak ditemukan tanda keberadaan korban. (Ist)
Ketapang (Suara Ketapang) - Setelah sepekan operasi pencarian, Tim SAR resmi menghentikan pencairan Deni (30) pemancing yang dilaporkan tenggelam dan hilang di Sungai Pawan Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. 

"Dengan berat hati setelah melakukan koordinasi dengan unsur yang terlibat dan keluarga korban, pencarian ini kami hentikan, penghentian ini mengingat sudah mencapai batas waktu maksimal selama tujuh hari dan tidak ditemukan tanda keberadaan korban," papar Kepala Kantor SAR Pontianak Yopi Haryadi melalui keterangan tertulis, Jumat (8/4/2022) petang.

Sejak hari pertama, lanjut Yopi, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian secara optimal dengan memperluas area pencarian. 

"Pencarian dilakukan setiap hari selama sepekan, dengan menyisir permukaan dan pinggiran sungai namun titik terang keberadaan korban tidak ditemukan," katanya.

Yopi menambahkan, pencarian terhadap korban dapat kembali dilakukan jika tanda keberadaan korban ditemukan. 

"Saat ini Deni dinyatakan hilang, tim SAR gabungan dapat melanjutkan pencarian jika tanda keberadaanya kembali ditemukan," timpalnya.

Sebelumnya diberitakan Deni (30) warga Benua Kayong, Kabupaten Ketapang dalam pencarian tim SAR gabungan Sabtu (02/03/2022). 

Korban hilang saat memancing di sekitar sungai Pawan dekat dermaga PLTD Sukaharja. Korban bersama tiga temannya memancing di perairan Sungai Pawan menggunakan tiga unit sampan kato. 

Mereka bergeser ke arah Hulu sekitar 5 NM. korban kemudian berpisah dengan temannya untuk kembali memancing di sekitar dermaga PLTD Sukaharja.

Dua jam kemudian teman - teman korban mendapat kabar dari pekerja yang berada di dermaga PLTD Sukaharja bahwa sampan korban ditemukan tenggelam beserta tas pancing milik korban di Seberang dermaga PLTD Sukaharja. (Ndi)


Share:
Komentar

Berita Terkini