Video Evakuasi Korban Tenggelam Beredar, Dikaitkan dengan Deni, Berikut Hasil Penelusurannya

Editor: Redaksi author photo

Tim SAR saat melakukan pencarian Deni pemancing yang hilang dan tenggelam di Sungai Pawan Ketapang Kalimantan Barat. (Ist)

Ketapang (Suara Ketapang) - Video evakuasi korban tenggelam beredar di media sosial, khususnya di grup WhatsApp, Jumat (8/4/2022) malam. 

Video itu memperlihatkan evakuasi jasad laki-laki oleh tim SAR gabungan. Kondisinya memprihatikan, lantaran sudah tak utuh lagi. Suara yang ada di video itu juga terdengar menggunakan bahasa Melayu. Banyak warganet yang menyangka itu penemuan jasad Deni.

Proses evakuasi itu pun dikait-kaitkan dengan Deni (30) pemancing yang hilang di Sungai Pawan Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat sepekan lalu.

Dari hasil penelusuran, video evakuasi yang beredar itu berasal dari perairan Kumai atau sungai Nyirih, Pangkalan Bun, Kalteng. Informasi itu bahkan telah ditayangkan di YouTube CNN Indonesia dan media lokal sejak sebulan yang lalu. 

Sementara itu, hingga Sabtu (9/4) dini hari, jasad Deni yang mengalami musibah tenggelam belum ditemukan.

"Saya Hingga pukul satu dini hari, pulang dari lokasi pencarian , rekan kami Deni belum ditemukan," kata Basuki Rahmad, Kepala KKPH Ketapang Selatan yang juga merupakan atasan korban. 

Basuki kembali menegaskan bahwa Deni, hingga hari ini Sabtu (9/4) belum ditemukan. Dirinya pulang dari lokasi pencarian pukul 01.00 WiB, beberapa rekan Deni dari KKPH Ketapang Selatan masih di lokasi.

"Saya belum mendapat informasi apapun lagi soal penemuan Deni," katanya.

Tim SAR juga telah resmi menghentikan pencarian Deni sejak kemarin, lantaran sudah satu pekan operasi pencarian. Kendati Demikian pencarian terhadap korban dapat kembali dilakukan jika tanda keberadaan korban ditemukan. (Ndi)


Share:
Komentar

Berita Terkini