-->

Kecelakaan Kerja di PLTU Sukabangun, Dua Pekerja Meninggal Dunia

Editor: Agustiandi author photo

Warga berkumpul di areal PLTU Sukabangun, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Rabu (21/1/2026) malam, menyusul kecelakaan kerja yang menewaskan dua pekerja. (ist) 
Ketapang (Suara Ketapang) – Kecelakaan kerja terjadi di PLTU Sukabangun, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Rabu (21/1/2026) sore. 

Empat pekerja dilaporkan terjatuh dari cerobong pembuangan setinggi sekitar 50 meter. Dua orang meninggal dunia, sementara dua lainya menjalani perawatan medis.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Keempat korban merupakan karyawan perusahaan pihak ketiga yang bertugas sebagai tenaga kebersihan di area cerobong PLTU Sukabangun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pekerja tengah melakukan pembersihan corong blower debu sisa pembakaran batu bara. Sekitar 30 menit setelah pekerjaan dimulai, pegangan yang dilas pada dinding plat cerobong diduga runtuh secara tiba-tiba.

Runtuhnya pegangan tersebut menyebabkan keempat pekerja terjatuh dari ketinggian. Suara benturan keras disertai getaran kuat sempat mengundang perhatian rekan kerja di sekitar lokasi, yang kemudian memberikan pertolongan awal.

Plt Direktur RSUD dr. Agoesdjam Ketapang Feria Kowira saat dikonfirmasi Suara Ketapang pada pukul 21.41 WIB, membenarkan adanya korban kecelakaan kerja tersebut.

“Yang dibawa ke IGD hingga laporan pukul 21.00 WIB ada tiga orang. Dua masih dirawat, satu meninggal dunia dan berada di kamar jenazah,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan laporan dari lokasi kejadian, korban terakhir berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 22.27 WIB.

“Korban terakhir dibawa menggunakan ambulans sekitar pukul 22.27 malam,” kata Haji Aay, warga setempat.

Dari empat korban, dua orang masing-masing berinisial J (35) dan R (32) dinyatakan meninggal dunia. Keduanya merupakan warga Sukabangun Dalam. Adapun dua korban lainnya, A (38) dan H (30), hingga Rabu malam masih menjalani penanganan medis.

Tim SAR bersama pihak keamanan PLTU Sukabangun telah melakukan proses evakuasi korban. Aparat berwenang kini melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya kelalaian atau pelanggaran prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PLTU Sukabangun belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. (Ndi)

Share:
Komentar

Berita Terkini