-->

DIB Bantu Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Siswa Kepulauan Karimata

Editor: Agustiandi author photo

Sejumlah siswa SMP Negeri 3 Kepulauan Karimata mengikuti kegiatan belajar bahasa Inggris dalam program DIB Mengajar yang dijalankan PT Dharma Inti Bersama (DIB) di Desa Pelapis, Kabupaten Kayong Utara. Program tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi pelajar di wilayah kepulauan. (ist)
Kayong Utara (Suara Ketapang) - Keterbatasan akses pendidikan tambahan yang selama ini dihadapi pelajar di wilayah kepulauan tidak menyurutkan semangat siswa SMP Negeri 3 Kepulauan Karimata untuk terus belajar. Kini, mereka mendapat kesempatan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris melalui program DIB Mengajar yang dijalankan PT Dharma Inti Bersama (DIB).

Program yang merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang pendidikan tersebut mulai dilaksanakan di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara. Kegiatan belajar dilakukan secara rutin setiap pekan dengan melibatkan relawan internal perusahaan sebagai pengajar.

Dalam pelaksanaannya, siswa diperkenalkan pada materi dasar bahasa Inggris seperti sapaan, perkenalan diri, hingga percakapan sederhana. Metode pembelajaran dibuat interaktif agar siswa lebih berani berkomunikasi dan mempraktikkan langsung materi yang dipelajari.

Antusiasme siswa terlihat sejak pelaksanaan perdana program. Meski sebagian masih tampak malu-malu saat menjawab pertanyaan, mereka mulai berani mencoba berbicara dalam bahasa Inggris di depan kelas.

Guru SMP Negeri 3 Kepulauan Karimata, Doni, menyambut baik kehadiran program tersebut. Menurutnya, kemampuan bahasa asing para siswa masih perlu ditingkatkan meskipun bahasa Inggris telah menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah.

“Kalau menurut saya, kemampuan bahasa asing siswa di sini memang masih perlu ditingkatkan. Kami berharap program dari perusahaan ini bisa membantu siswa lebih memahami dan menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Ia menjelaskan, selama ini sebagian siswa masih mengalami kesulitan memahami bacaan maupun percakapan sederhana dalam bahasa Inggris. Karena itu, tambahan pembelajaran dari luar sekolah dinilai dapat menjadi motivasi sekaligus sarana meningkatkan kemampuan mereka.

“Harapan kami, siswa menjadi lebih tertarik belajar bahasa asing dan kemampuan mereka terus berkembang,” tambahnya.

PT Dharma Inti Bersama sendiri merupakan pengelola Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP), Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dipersiapkan sebagai kawasan industri hilirisasi bauksit terintegrasi di Kabupaten Kayong Utara.

External Relations Manager Kawasan Industri Pulau Penebang, Sugeng Sulistiyo, mengatakan program DIB Mengajar merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Selain program pengajaran bahasa Inggris, perusahaan juga menjalankan berbagai program pendidikan lainnya di Desa Pelapis, di antaranya pemberian beasiswa penuh bagi siswa SMA dan mahasiswa asal desa tersebut, serta dukungan insentif bagi guru Taman Pendidikan Alquran (TPA).

“Melalui program-program CSR ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan sumber daya manusia Kayong Utara yang lebih kompetitif sekaligus membuka peluang pendidikan yang lebih baik bagi generasi muda di wilayah kepulauan,” kata Sugeng.

Melalui program ini, perusahaan berharap anak-anak di wilayah kepulauan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan kemampuan diri dan meningkatkan daya saing di masa depan. (Ad) 

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play