Peristiwa yang terjadi tidak jauh dari kawasan Keraton Matan Tanjungpura itu sempat membuat warga sekitar panik. Kobaran api dengan cepat membesar dan disertai dentuman yang terdengar beberapa kali dari lokasi kebakaran.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, api menghanguskan satu unit rumah, satu gudang yang berisi barang-barang bekas, satu unit mobil truk, serta dua unit sepeda motor.
Warga juga menyebut terdapat bahan bakar minyak (BBM) yang disimpan menggunakan jeriken dan drum di lokasi kejadian. Banyaknya BBM diduga membuat kobaran api semakin cepat membesar. Namun, informasi tersebut masih sebatas keterangan warga dan belum dikonfirmasi oleh pihak berwenang.
Salah seorang warga, Ujang, mengatakan kebakaran terjadi tidak lama setelah salat Isya. Saat mengetahui kejadian, api sudah berkobar cukup besar.
"Kebakaran habis Isya, masih awal bah. Api cepat karena minyak pun banyak," ujarnya.
Ujang mengaku sempat mendengar beberapa kali suara ledakan dari area kebakaran.
"Banyak minyak, tadi ada yang meledak-ledak itu kan minyak," katanya.
Menurut informasi yang didengarnya, api diduga bermula dari area mobil truk yang terparkir di samping rumah sebelum kemudian merambat ke lokasi penyimpanan BBM.
"Katenye sih api dari mobil truck itu, pas kenak minyak meledak bah, lagi ngisi konslet mungkin, jadi api cepat nyebar," ucapnya.
Ia mengaku mengetahui peristiwa itu setelah mendengar teriakan warga.
"Saye lagi santai, tibe-tibe dengar orang teriak-teriak, saye kaget. Pas liat kesini api udah tinggi dah," tuturnya.
Sementara itu, warga lainnya, Iting, mengatakan dirinya sempat terkejut mendengar suara ledakan yang terjadi beberapa kali saat kebakaran berlangsung.
"Kami bah lagi baring kaget dengar ledakan, tiga kali bah, sempat getar gak rumah kami," katanya.
Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti titik awal munculnya api karena saat mendatangi lokasi, kobaran api sudah sangat besar.
"Dak tau ape jak yang kebakar awalnya, kami liat pun api dah besar dak berani ngedekat," tambahnya.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran maupun ada tidaknya korban jiwa masih belum diketahui. Dugaan sumber api yang beredar di tengah masyarakat juga belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang. (Ndi)
