-->

CU Pancur Dangeri Daftarkan 14.778 Anggota ke BPJS Ketenagakerjaan, Jadi Percontohan di Kalimantan

Editor: Agustiandi author photo

Kantor pusat KSP CU Pancur Dangeri Simpang Dua Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. (ist) 
Ketapang (Suara Ketapang) – KSP Credit Union (CU) Pancur Dangeri, Kecamatan Simpang Dua menjadi Credit Union pertama di Kabupaten Ketapang, Kalbar yang memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada anggotanya. Langkah tersebut kini dijadikan model oleh BPJS Ketenagakerjaan untuk diterapkan di Credit Union lainnya.

Ketua Pengurus KSP CU Pancur Dangeri, Stepanus Djuweng, mengatakan pihaknya telah membangun komitmen untuk memberikan perlindungan sosial kepada anggota sebagai bagian dari pelayanan koperasi. CU Pancur Dangeri sendiri berdiri sejak 1995 dan kini memiliki aset sekitar Rp236 miliar dengan omset Rp9 miliar perbulan. 

"Untuk staf dan karyawan, kami sudah mendaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan sejak 2016. Jumlahnya sekitar 100 orang," kata Stepanus usai menjadi narasumber Forum Kemitraan Strategis BPJS Ketenagakerjaan bersama Credit Union se-Kabupaten Ketapang di Hotel Grand Zuri, Selasa (28/7/2026).

Ketua Pengurus KSP CU Pancur Dangeri, Stepanus Djuweng. (ist) 
Sementara itu, perlindungan bagi anggota mulai dijalankan sejak November 2025. Hingga 30 Juni 2026, sebanyak 14.778 anggota telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dari total sekitar 25 ribu anggota CU Pancur Dangeri.

Menurut Stepanus, pihaknya menargetkan seluruh anggota dapat memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Kami ingin semua anggota bisa terlindungi. Tujuan kami sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, yaitu memberikan perlindungan dan rasa aman kepada seluruh anggota," ujarnya.

Ia menjelaskan, manfaat yang diterima anggota melalui BPJS Ketenagakerjaan jauh lebih besar dibandingkan santunan yang selama ini diberikan Credit Union. 

"Kalau santunan kematian dari CU sebesar Rp10 juta. Sementara melalui BPJS Ketenagakerjaan, apabila kepesertaan sudah lebih dari tiga bulan, ahli waris dapat menerima manfaat hingga sekitar Rp42 juta sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.

Dengan pengalaman tersebut, CU Pancur Dangeri berharap semakin banyak Credit Union di Kabupaten Ketapang maupun daerah lain mengikuti langkah serupa. 

Stepanus menambahkan, kolaborasi antara Credit Union dan BPJS Ketenagakerjaan tak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi anggota, tetapi juga memperkuat fungsi CU sebagai lembaga yang memberikan perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya secara berkelanjutan.

"Harapan kami seluruh anggota nantinya dapat terlindungi. Dengan begitu, ketika terjadi risiko kerja atau musibah, mereka dan keluarganya sudah memiliki jaminan. Ini menjadi bentuk nyata kepedulian Credit Union terhadap kesejahteraan anggotanya," tutup Stepanus. (Ad) 

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play