![]() |
| Petugas Imigrasi Ketapang membuka logo dan nama Beranda Imigrasi di gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Ketapang, Rabu (28/10/2026). (Agustiandi/Suarakalbar.co.id) |
Peresmian Beranda Imigrasi dilakukan serentak di 254 titik di Indonesia, Rabu (28/10/2026). Kegiatan dipusatkan di Tangerang, Banten, dan diikuti secara daring oleh jajaran Imigrasi Ketapang dari gedung MPP Kabupaten Ketapang.
Kepala Seksi Dokumen dan Izin Tinggal Imigrasi Ketapang, Sahrul, mengatakan penyeragaman nama tersebut bertujuan memudahkan masyarakat mengenali dan mengakses layanan keimigrasian.
Di Ketapang, layanan di MPP difokuskan pada pengurusan paspor. Lokasinya yang berada di pusat kota diharapkan memudahkan warga yang ingin mendapatkan pelayanan tanpa harus datang ke kantor Imigrasi.
"Di sini kami buka tiap hari, bagi masyarakat yang ingin lebih dekat untuk mendapatkan pelayanan, karena di sini kan pusat kota ya," kata Sahrul.
Pelayanan paspor di Beranda Imigrasi MPP Ketapang dibuka setiap Senin hingga Jumat, pukul 08.00–12.00 WIB. Jumlah pemohon rata-rata berkisar 5–10 orang per hari, dengan kuota maksimal 20 orang.
Sahrul mengimbau masyarakat memanfaatkan unit pelayanan tersebut sebagai alternatif untuk mengurus paspor, terutama bagi warga yang terkendala jarak atau waktu untuk datang ke kantor Imigrasi.
"Yang tak sempat ke kantor, bisa datang ke Beranda Imigrasi di sini," ujarnya.
Ke depan, Imigrasi Ketapang berharap jenis layanan yang tersedia di Beranda Imigrasi dapat ditambah sehingga masyarakat bisa mengakses lebih banyak layanan keimigrasian di satu lokasi.
Sementara itu, Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan penyeragaman nama menjadi Beranda Imigrasi dilakukan untuk membangun identitas layanan yang mudah dikenali masyarakat.
Sebelumnya, unit pelayanan keimigrasian di berbagai daerah menggunakan nama yang berbeda-beda. Melalui penyeragaman ini, masyarakat diharapkan lebih mudah menemukan titik layanan Imigrasi di luar kantor utama.
Menurut Hendarsam, langkah tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat, termasuk mendukung kebutuhan dunia usaha dan investasi.
Dengan jangkauan layanan yang lebih luas, Imigrasi berharap pelayanan dapat berjalan lebih efektif dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat serta kegiatan ekonomi di daerah. (Ad)
