Jaga Ketahanan Pangan, CMI Berikan Bantuan Demplot Sekolah Tani

Editor: Redaksi author photo

Kebun kangkung ini merupakan salahsatu demplot sekolah tani hasil bantuan CSR PT CMI Site Sandai untuk Poktan Muara Jaya Desa Muara Jekak
Sandai (Suara Ketapang) - PT Cita Mineral Investindo, Tbk atau CMI, sejak awal tahun 2020 telah memberikan bantuan kepada Kelompok Tani (Poktan) Muara Jaya yang berada di Desa Muara Jekak, Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Bantuan tersebut berupa benih tanaman, pupuk, plastik mulsa, obat-obatan hama, berbagai perlatan pertanian serta pendampingan untuk mengelola berbagai jenis tanaman sayuran demi menjaga ketahanan pangan.

CSR Manager PT CMI Site Sandai, Setyo Wibowo mengatakan, kelompok Tani Muara Jaya yang beranggotakan 12 orang, kini telah mengelola berbagai jenis tanaman sayuran.

Baca juga : Martin Promosikan Madu Kelulut Khas Ketapang di Jakarta

"Sayuran tersebut diantaranya kangkung, gambas, labu air, cabai, terong, kangkung, kacang panjang, dan sebagainya. Poktan ini juga sudah melakukan dua kali panen besar dari sejak berdiri hingga tahun ini," ujarnya, Kamis (25/3/2021).

Menurutnya, ketersediaan pangan di Kecamatan Sandai sendiri masih dipenuhi dari luar daerah seperti Ketapang atau Pontianak, padahal wilayah berkebun di Kecamatan Sandai masih tergolong luas. 

Baca Juga : Warga Keluhkan SPBU di Ketapang

"Namun berkebun sayur bukan salah satu kegiatan yang diminati oleh sebagian besar masyarakat. Prosesnya yang cukup memakan waktu dari pembibitan hingga mencapai tahap pemasaran, membuat sebagian besar masyarakat lebih memilih untuk berkebun sawit dibanding berladang sayur," paparnya. 

Salah seorang anggota kelompok tani Muara Jaya, Tata mengatakan, adanya bantuan dari CMI mengangkat kembali motivasi para petani sayur Kecamatan Sandai terutama di Desa Muara Jekak. 

"Kecamatan Sandai merupakan kecamatan yang cukup padat penduduk dan kebutuhan pangan di era pandemi ini mempengaruhi para petani lokal yang kalah bersaing harga dengan petani dari luar daerah," katanya. 

Baca juga : 74 Calon Jemaah Haji Lansia Ketapang Menerima Vaksinasi Covid-19

Menurutnya, modal besar yang dikeluarkan oleh petani mengakibatkan harga penjualan yang cukup tinggi sehingga tawaran yang diberikan kepada pasar kalah dengan dengan petani yang berada di luar daerah.

Bantuan yang telah diberikan kepada kelompok tani merupakan bagian dari program CSR (Corporate Social Responsibility) CMI yang berkonsentrasi terhadap pengembangan pangan hingga akhirnya menjadikan para anggota Poktan menjadi mandiri secara ekonomi di Kecamatan Sandai. 

Kedepannya, Poktan ini diharapkan dapat berkembang dan menjadi percontohan yang baik untuk pelajar maupun masyarakat umum di Kecamatan Sandai dan sekitarnya. (Ndi)

Share:
Komentar

Berita Terkini