-->

PT BGA Masuk Sekolah, Bekali Siswa SMA Marau Soal NAPZA dan Peluang Masa Depan

Editor: Agustiandi author photo

Foto bersama usai kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan NAPZA dan pendampingan akses pendidikan serta karier yang diselenggarakan PT BGA di SMA Negeri 1 Marau, Kabupaten Ketapang, Selasa (3/2/2026). (ist) 
Marau (Suara Ketapang) - PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) sekaligus pendampingan akses pendidikan dan karier bagi pelajar di SMA Negeri 1 Marau, Kabupaten Ketapang. Kegiatan ini diikuti oleh 89 siswa dan berlangsung di lingkungan sekolah, pada Selasa (3/2/2026). 

Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PT BGA menghadirkan materi edukasi pencegahan NAPZA, sosialisasi Program Beasiswa BPDPKS Sawit, serta pendampingan persiapan seleksi masuk TNI dan Polri. Kegiatan tersebut melibatkan pihak sekolah dan Kepolisian Sektor (Polsek) Marau.

Bhabinkamtibmas Polsek Marau Bripka Gusty Eddy Soemadi menekankan pentingnya peran pencegahan sejak dini terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Menurutnya, edukasi yang berkelanjutan menjadi kunci agar generasi muda tidak terjerumus pada pergaulan dan pilihan yang salah.

“Pelajar harus dibekali pemahaman sejak awal tentang bahaya NAPZA, bukan hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga dampak hukum dan masa depan mereka. Kegiatan seperti ini sangat penting karena menyentuh langsung sasaran,” ujarnya usai memaparkan materi. 

Selain edukasi NAPZA, siswa juga mendapatkan pemaparan mengenai peluang melanjutkan pendidikan melalui Program Beasiswa BPDPKS Sawit. Program tersebut diperkenalkan sebagai salah satu jalur pendidikan tinggi yang dapat dimanfaatkan oleh siswa setelah lulus SMA.

Perwakilan CSR PT BGA, Yoel Sawieo, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Kami tidak hanya ingin hadir dalam aspek ekonomi, tetapi juga mendorong anak-anak muda agar memiliki arah dan pilihan masa depan yang jelas, baik melalui pendidikan maupun karier. Pendampingan ini akan kami lanjutkan secara bertahap,” kata Yoel.

Ia menjelaskan, bagi siswa yang berminat mengikuti program beasiswa BPDPKS Sawit maupun pendampingan masuk TNI/Polri, PT BGA akan memfasilitasi koordinasi lanjutan, termasuk pembentukan grup komunikasi sebagai wadah pendampingan.

Kepala SMA Negeri 1 Marau Hendrick L, mengapresiasi inisiatif PT BGA yang dinilainya memberikan manfaat langsung bagi siswa. Ia menyebut kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat pemahaman siswa tentang bahaya NAPZA, tetapi juga membantu mereka melihat peluang pendidikan dan karier setelah lulus.

“Anak-anak kami perlu diarahkan sejak dini agar tidak salah langkah. Kehadiran PT BGA, kepolisian, dan program pendampingan seperti ini sangat membantu sekolah dalam membina siswa, terutama dalam menyiapkan masa depan mereka,” ujarnya. 

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa terlihat antusias menyampaikan pertanyaan terkait syarat beasiswa, kesiapan fisik, hingga proses seleksi TNI dan Polri.

Sebagai tindak lanjut, PT BGA akan melakukan pendampingan lanjutan bagi siswa yang berminat. Koordinasi akan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk pembentukan grup komunikasi sebagai wadah pendampingan intensif. (Ad) 

Share:
Komentar

Berita Terkini