![]() |
| Aktivitas penerbangan di Bandara Rahadi Oesman Ketapang. Rute Ketapang-Pontianak kembali beroperasi normal sejak 31 Oktober 2026. (Foto : Riki Rikardi) |
Membaiknya jarak pandang di wilayah Ketapang menjadi salah satu faktor yang mendukung kelancaran aktivitas penerbangan di Bandara Rahadi Oesman.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Dwi Muji Raharjo, mengatakan jarak pandang pada Minggu (1/11/2026) pukul 07.00 WIB mencapai 6 kilometer.
Menurutnya, kondisi tersebut sudah sangat baik untuk mendukung operasional penerbangan.
"Penerbangan rute Ketapang-Pontianak sudah normal sejak kemarin, Sabtu 31 Oktober 2026," kata Dwi saat dikonfirmasi, Minggu (1/11/2026).
Dia menjelaskan, saat ini terdapat dua kali penerbangan pulang-pergi setiap hari untuk rute Ketapang-Pontianak.
Sementara itu, penerbangan rute Ketapang-Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma dijadwalkan kembali beroperasi pada 4 November 2026.
Kembali normalnya penerbangan Ketapang-Pontianak disambut gembira masyarakat. Putra, warga Ketapang, mengaku senang karena perjalanan udara menuju Pontianak kini kembali berjalan normal.
Ia berharap kondisi cuaca dan jarak pandang terus membaik sehingga penerbangan dapat berlangsung lancar dan tidak kembali terganggu kabut asap.
Normalnya penerbangan ini juga diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat, terutama warga yang memiliki kepentingan perjalanan ke Pontianak. (Ndi)
