Kasus Covid-19 di PT CMI Ketapang Sempat Tembus 30 Orang

Editor: Redaksi author photo

Setelah terjadi lonjakan kasus Covid-19, PT CMI Tbk Site Sandai menerapkan tes swab antigen bagi tamu atau karyawan yang masuk ke dalam perusahaan. 
Sandai (Suara Ketapang) - Kasus positif Covid-19 di PT Cita Mineral Investindo Tbk (CMI) Site Sandai sempat mengalami lonjakan hingga 30 orang karyawan. 

Manager PT CMI Site Sandai Hendra Kusnadi mengakui, lonjakan kasus terjadi setelah perusahaan melakukan tes swab antigen terhadap 580 orang karyawan pada 28 Desember 2020 lalu. 

"Sebelumnya kita hanya pakai tes antibodi, setelah ada lonjakan kasus nasional, kita usulkan ke manajemen kita pakai swab antigen. 28 Desember pagi kita tes, disitu dapatlah karyawan yang positif," papar Hendra, (28/1/2021).

Baca Juga : Tanggul Tambang Emas Bocor Cemari Sungai Jekak?

Hendra menjelaskan, 30 orang yang positif Covid-19 diketahui setelah tes PCR di PT WHW. Kemudian mereka diisolasi di Fasilitas Khusus BSM. semuanya positif Covid-19 tanpa gejala.  

"Saat ini 28 orang sudah kembali bekerja, dua orang masih diisolasi, karena semuanya hanya terpapar virus tanpa sakit, tanpa menunjukkan gejala. Mereka kebanyakan dari departemen produksi," ungkap Hendra.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Ketapang Uti Royden Top bersama rombongan meninjau secara langsung penerapan protokol kesehatan di perusahaan tersebut. 

Baca Juga : Polres Ketapang Tetapkan 3 Orang Tersangka Kasus Pembakaran Kantor PT Arrtu

"Masyarakat banyak yang resah dengan meningkatnya kasus Covid-19. Karena perusahaan ini berinvestasi di Kecamatan Sandai yang notabenenya kebanyakan karyawannya dari luar, itu yang membuat keresahan di tengah masyarakat," papar Uti Royden Top, Kamis (28/1/2021).

Meski telah standar dalam penerapan protokol kesehatan, Komisi II DPRD Kabupaten Ketapang tetap mengingatkan PT CMI agar tidak kendor dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona di lokasi perusahaan. 

Baca Juga : 4.920 Vial Vaksin Covid-19 Resmi Tiba di Ketapang

"Perusahaan juga harus memperhatikan masyarakat sekitar, Protokol yang sudah ada ini, minimal harus dipertahankan, dan dapat ditingkatkan," imbuhnya. (Ndi)

Share:
Komentar

Berita Terkini